loading...

Cerita xx Dewasa Sebuah Penyesalan (Perselingkuhan) 18 Foto Ngentot Pacar Orang Sampai Menggelinjang Keenakan
NGENTOT PACAR ORANG YANG SANGAT BUTUH KEPUASAN BIRAHI

Dulunya ino tak pernah berpikir akan bertindak sangat jauh seperti ini. Namun perjalanan waktu membuat semuanya berjalan di luar kendalinya. Dan ia menikmatinya. Semua bermula ketika pagi itu, seperti kebiasaannya, Ino ke kantor saat pukul masih menunjukan angka 07.00 pagi. Sebenarnya pagi itu, cuaca di luar mendung, maklum lagi puncak musim hujan.


“Pagi kakak…” suara lembut menyambutnya di ruangannya.
“eh, kamu Yun…” balas Ino. Ia tersenyum pada Yuyun. Ino lalu melirik ruangan kantornya yang masih sepi. Rekan-rekan kerjanya biasanya datang jam 7.30 itupun masih ada yang telat, palagi dengan suasana mendung yang mulai rintik begini. Pastinya mereka punya alasan tepat untuk lebih telat lagi.
“eh, kak..” suara Yuyun melepaskan kegiatan Ino yang tengah membongkar tas laptopnya.
“yup..?” Ino melirik Yuyun. Yuyun adalah siswa kerja praktek (PKL) dari sebuah lembaga pendidikan komputer di kotanya.
“ini kak, kami kan mau bikin laporan, boleh gak pinjam komputer…” tanya Yuyun yang saat itu tengah mengelap meja kerjanya.
“ohh..boleh saja, tapi kalo bisa jangan pada saat jam sibuk, kalo komputernya lagi gak pake untuk kerjaan kantor, silahkan saja..oh ya, jangan-jangan kamu yang sms aku kan soal ini seminggu lalu?”
“hoo-oh, tapi kakak gak bales waktu itu..ehm..jadi gak apa-apa ya, kak?” Yuyun menyakinkan dirinya, suaranya terdengar sedikit manja.
“oh ya? habisnya sms nya gak bilang dari siapa, lagian udah malem banget. Jadi kakak kiro itu si Ivo yang iseng.. ya gak masalah kalo kamu mau pake. Silahkan saja…” jawab Ino sambil tersenyum.
“makasih kak..” sambut Yuyun gembira, sambil terus mengelap meja Ino, Ino yang saat itu tengah mencari stop-contact untuk menyambungkan arus listrik ke laptopnya, yang berada di dinding bawah belakang kursinya, dengan tanpa sengaja menyentuh pantat Yuyun.
“aduh, maaf Yun..” katanya kaget. Walaupun ia sempat berdetak sekilas, pantat Yuyun terasa kenyal. Wajar saja, tubuh gadis ini tengah berkembang mendekati pertumbuhan matang menjadi seorang wanita dewasa.
“duh kena deh…” canda Yuyun. Membuat Ino lega, ia pikir Yuyun bakal marah.

Terkena strum tanpa sengaja itu, membuat Ino akhirnya memperhatikan Yuyun lebih lekat. Gadis 20 tahunan ini, ternyata menarik juga. Tubuhnya tinggi, wajahnya manis. Sayangnya tubuh ini selalu terbungkus jilbab longgar. Sehingga ia agak sulit menduga bentuk tubuhnya. Namun, kalaupun Yuyun tidak berpakaian seperti itu, Ino juga tidak bakal sadar ada mahluk manis ini karena selama ini Ino, selalu sibuk dengan aktivitas kantornya, sehingga ia tidak terlalu peduli.

“eh kak, memperhatiin apa sih…” suara Yuyun mengejutkan Ino dan mengembalikan dirinya ke alam sadar.
“eh enggak apa-apa kok….” Ino mengelak.
“Lagi kangen sama mbaknya ya…” goda Yuyun.
“ah, kamu bisa saja…” balas Ino, Yuyun malah tersenyum lagi.
Yuyun bergerak meninggalkan meja Ino, karena acara ngelapnya udahan. Namun karena harus melewati Ino, dengan ‘tanpa sengaja’ ia menggesekkan pantatnya ke paha Ino sambil berkata menggoda:
“yee yang lagi kangen…”
Ino tak menanggapi kata-kata Yuyun itu, ia lebih fokus pada pantat kenyal itu yang sekali lagi “tersentuh” tubuhnya. Yang membuatnya lebih berdebar lagi, karena tubuh Yuyun yang hampir setinggi dirinya, paling beda tiga jari itu, maka saat Yuyun melewati dia tadi, pantat itu sebenarnya sempat menyenggol penisnya. Pantat itu mengingatkannya pada Indri, isterinya. Namun Ino tak mau berkhayal lebih jauh. Laptopnya sudah started up dan ia mulai lagi dengan pekerjaannya. Sementara rintik di luar, berubah menjadi hujan kecil yang merambat pelan menjadi sangat deras.
Sekitar 15 menit, Yuyun mendekat lagi. Ditangannya ada secangkir teh.
“ini kak, tehnya…”
Entah kenapa Ino, menginginkan Yuyun “menyentuhkan” tubuhnya lagi. Ino harus jujur, ia memang sudah lama tidak disentuh dan menyentuh wanita. Kehangatan wanita sudah hampir setahun ini ia tidak rasakan lagi secara simultan. Ya, sejak isterinya tinggal di negara lain, melanjutkan studi pasca sarjananya, Ino harus berpuasa. Kepuasan seksnya ia lampiaskan dengan seks by phone sambil onani dengan isterinya. Ino memang sempat berpikir untuk mencoba mencari selingan. Namun ia ragu, karena ia memang masih sayang dengan isterinya. Selain itu Ino juga tidak mau mengambil resiko. Ino terbilang save player, ia mau saja selingkuh asal aman (baik dari penyakit dan juga resiko dituntut selingkuhannya).

Ino, merasakan desir birahinya menyambar. Apalagi saat ini suasana sangat mendukung. Hujan deras di luar, menebar hawa dingin menggelitik, sementara di ruangan ini hanya ada dia dan Yuyun, yang dengan tanpa sengaja pagi ini, telah membuat dirinya terpancing untuk merasakan lagi kehangatan wanita. Sempat terlintas ide gila untuk mengajak Yuyun bercinta pagi ini. Namun Ino, sadar ini hanya godaan sesaat saja. Ino memang dikenal sebagai suami yang setia.

Kalau Ino mau sadar, sebenarnya sudah sejak tiga bulan lalu, saat Yuyun pertama kali praktek, dirinya telah beberapa kali bersentuhan dengan Yuyun. Hanya saja dirinya tidak sadar, padahal saat itu, beberapa kali tangan mereka sempat bersentuhan lama. Bahkan beberapa kali tangan Ino sempat menyenggol dada Yuyun, saat ia memindahkan tumpukan buka tebal yang dibawa Yuyun untuk dinaikan ke atas lemari arsip. Saat itu, Ino tak berpikiran apa-apa. Hanya saja Yuyun, merasa hal yang sebaliknya. Ia yang sadar Ino lelaki jablay, merasa Ino menggodanya dengan sentuhan-sentuhan kecil itu.

Sebagai perempuan yang beranjak menjadi wanita sempurna, Yuyun pun sebenarnya menyukai sentuhan-sentuhan itu. Kadang ia menginginkan lebih. Namun ia menahannya, karena ia tengah mencari sosok yang ngepas, yang bisa menuntunnya menikmati surga dunia itu secara sempurna. Meski berkerudung, namun Yuyun termasuk cewek yang terbuka dalam hal seks. Ia sudah banyak melahap buku-buku seputar hubungan intim pria dan wanita. Karena itulah, menurut Yuyun, lelaki yang sudah berkeluarga adalah yang paling cocok untuk mengajaknya berpetualang menuju puncak asmara.

Dan ia menganggap Ino cocok untuk mengajak dirinya menjelajahi dunia yang sempat ia rasakan sedikit dulu dengan mantan pacarnya, ketika ia SMP. Kala itu Yuyun sudah merasakan nikmatnya dicium. Namun setelah itu semua terputus, hingga saat ini, dimana ia telah menemukan Ino. Yuyun tahu posisi Ino, karena itu Yuyun hanya ingin berpetualang, tidak lebih. Meski sedikit ada rasa simpati di hatinya untuk Ino, namun selalu ia tekan hingga tidak berkembang menjadi rasa sayang. Ia takut, semua akan menjadi berantakan nantinya.

Ino, usianya menjelang 30 tahun, ia baru menikah 3 tahun lalu. Tingginya 175 cm, tubuhnya tidak terlalu atletis, tapi karena ia rajin olahraga, membuatnya terlihat bugar. Isterinya, indri, seorang dosen bahasa inggris. Kehidupan rumah tangga mereka sebenarnya bahagia. Seks mereka dahsyat. Indri, usia 28 tahun. Tubuhnya mungil tapi sintal-padat. Perutnya tipis, dadanya membusung ketat, kenyal dan ditopang oleh bokong yang penuh.

Di depan kelas, indri sangatlah lembut. Namun di atas ranjang ia bak kuda liar. Energi seksnya seakan tak terpuaskan. Dan Ino yang bertenaga gajah hampir selalu bisa menuntaskan letupan api asmara Indri dengan limpahan spermanya yang membucah bak lava. Indri dan Ino selalu merindukan saat-saat menyatukan hasrat itu. Leguhan panas indri biasanya meletup sesaat sebelum orgasme melingkupinya, sementara dengus napas Ino, membelah tungku api asmara itu.

Penis 16,5 centi dengan diameter 4cm, cukuplah membuat Indri tergial-gial tak berdaya saat orgasme kedua atau ketiganya melanda. Yang paling Indri suka adalah saat Ino mengenjot dirinya dengan posisi konvensional dimana Ino memeluk tubuhnya ketat. Tubuh mungilnya seakan tertelan di bawah tubuh besar Ino. Sementara vaginanya genjot dengan speed berirama. Bagai mengendarai mobil, Ino tahu kapan harus pindah gear, ngerem atau ngebut. Selagi menggoyang dengan posisi ini biasanya telapak tangan Ino meremas-remas pantat Indri, membuat Indri semakin melayang. Biasanya Indri orgasme untuk kali kedua dengan posisi ini.

Orgasme pertama biasanya ia rengkuh, saat foreplay. Saat Ino menghujani seluruh tubuhnya dengan jilatan liar. Mengusap dada, memilinnya, menjilat dan menghisap puting susunya. Atau saat ino memainkan klitroisnya dengan jari dan lidah. Indri termasuk wanita yang mudah orgasme, apalagi kalau dia sedang masa subur. Dan Ino adalah lelaki yang sangat senang memuaskan dirinya. Sementara untuk Ino, permainan selalu harus diakhiri dengan gaya doggy style, posisi ini memungkinkan jepitan hangat dan kuat vagina Indri mencapai tingkat tertinggi. Di sisi lain dengan posisi ini, Indri merasakan sodokan penis Ino, bak jurus tombak shaolin, yang membuat mereka terkapar bagai ikan kehabisan air.

Indri selalu merindukan penis Ino menusuk-nusuk lobang vaginanya. Segala stressnya akan hilang, saat penis Ino menyumpal liang surga duniawinya itu, dengan penisnya yang keras membesi. Karena itu, ia tidak pernah segan meminta Ino untuk menggumulinya, menggenjotnya hingga titik tenaga terakhir. Untuk mendukung itu, keperluan Ino selalu ia penuhi, mulai dari jamu tradisional sampai obat modern, meski ino jarang meminumnya. Ino cukup dengan olahraga dan minum madu saja.

“kak…melamun lagi…” Yuyun menepuk bahu Ino, Ino yang terkejut langsung menangkap tangan itu dan menariknya. Yuyun yang tidak menyangka reaksi Ino, tertarik ke depan dan jatuh ke pangkuan Ino. Dadanya menempel di dada Ino, dan menekan kuat. Seketika Ino merasakan hangatnya tubuh dan kekenyalan dada Yuyun. Mereka terdiam, Ino masih memegang tangan Yuyun, mereka terdiam. Mereka bertatapan. Yuyun merasakan dengus napas Ino menerpa keningnya.

Dalam diam mereka, Ino yang sudah birahi, memberanikan diri menggerakan bibirnya, mencoba menyentuh bibir Yuyun, namun ia tak mau terburu-buru dan masih takut Yuyun akan marah. Sehingga ia mengalihkan arah bibirnya ke kening Yuyun. Seakan mengerti, Yuyun yang memang sudah tertarik sejak awal pada Ino, memejamkan matanya dan membuka sedikit mulutnya. Bibir Yuyun yang tidak terlalu tipis namun padat itu membuat Ino mengurungkan niatnya mencium kening gadis itu. Perlahan, masih setengah yakin setengah ragu, Ino menurunkan lagi bibirnya. Detik-detik itu terasa sangat mendebarkan. Akhirnya bibir Ino menyentuh lembut bibir Yuyun dengan lembut. Kecupan ringan dan sekilas. Ino melepaskan kecupan ringan itu, menunggu reaksi gadis itu. sementara Yuyun masih terpejam, bibirnya masih terbuka kecil. Melihat itu, Ino kembali mendekatkan bibirnya, kali ini kecupannya diikuti sedikit hisapan pada bibir atas Yuyun, mencoba mencari kepastian dari Yuyun. Bagaimanapun Ino masih ragu, ini kali pertama mereka berdekapan erat dan tanpa rencana. Yuyun pun membuka sedikit lagi bibirnya, sehingga Ino bisa menyelipkan bibir bawahnya lebih dalam dan leluasa di antara belahan bibir itu, untuk kemudian memagut bibir atas Yuyun, lalu menghisapnya.
Pagutan dengan hisapan lembut itu, terasa hangat. Sesaat kemudian Yuyun membuka matanya sedikit, melepaskan bibirnya dari pagutan Ino, meski tak menarik wajahnya. Ino menyiratkan rasa kecewa. Yuyun tersenyum. Ia melepaskan pegangan tangan Ino. Tanpa diduga tangan itu malah melingkar di leher Ino. Yuyun melekatkan lagi bibirnya pada mulut Ino. Ino dengan sigap menyambut. Kali ini, seakan sudah mengerti, mereka pun saling melumat. Awalnya lumatan-lumatan lembut dengan sedikit hisapan. Saling meneliti tiap mili bibir mereka.

Tangan Yuyun, bergerak memegang pipi Ino, seakan tak ingin bibir Ino lari dari bibirnya. Sementara ino yang mendapat angin segar, memberanikan diri menurunkan tangannya bergerak ke arah pinggang Yuyun. Ino mendorong tubuh Yuyun sedikit, mencari posisi, agar penisnya tidak tertekan tubuh Yuyun. Untunglah kursi Ino tidak bertangan, sehingga dengan mendorong kursi itu sedikit ke belakang, agar mereka tidak terlalu terjepit oleh meja, mereka jauh lebih leluasa. Yuyun mengubah posisinya sehingga ia kini duduk mengangkangi Ino. Hari itu, tidak seperti biasanya Yuyun tidak memakai rok panjang, ia memakai celana panjang.

Ino, mengusapi punggung Yuyun, tangannya mulai berani menyelip ke bawah kerudung, lalu naik memegang leher Yuyun. Yuyun merasa hangatnya tangan Ino, menyentuh kulit lehernya. Ino menekan kepala Yuyun, mereka saling lumat lagi, kali ini bibir Ino berupaya menyeruak masuk ke dalam mulut Yuyun. Yuyun pun tak mau kalah, gadis itu menghisap lidah Ino. Saling bergantian mereka saling hisap.
“kamu pandai berciuman…” puji Ino seakan melupakan kalau saat ini ia sudah resmi mengkhianti isterinya.
‘ belajar dimana?…” selidiknya.
“ehm…ada deh…hh” goda Yuyun diantara bibir Ino. Gadis yang penampilannya santun ini, ternyata menyimpan birahi berkobar. Di luar hujan semakin deras. Ino dan Yuyun terus berpacu, saling melumat dan hisap, semakin dalam dan panas. Ino semakin berani menjelajahi tubuh Yuyun, tangan kirinya bergerak ke bawah dan meremasi bokong Yuyun, bokong yang tadi memancing birahinya. Bokong gadis ini, ternyata sedikit lebih besar dari milik istrinya. Yuyun tergial.
‘Auu…” pekiknya tertahan manja.
Sudah hampir 15 menit aktivitas itu mereka lakoni, pakaian Yuyun mulai berantakan, sementara bibir mereka seakan menjadi tebal. Ino tengah berupaya menyelusupkan tangannya ke balik blazer Yuyun untuk meraih dada gadis itu, ketika ponsel Yuyun berbunyi keras. Mereka kaget. Berbarengan dengan itu terdengar suara sepatu bergerak masuk ke ruangan mereka. Mereka segera saling melepaskan, dan pura-pura beraktivitas seperti biasa.
Yuyun melangkah ke arah ruang komputer di ruangan sebelah sebelah dekat meja Ino, langsung pura-pura melanjutkan pekerjaan. Yang datang ternyata ivo. Pakainnya tampak sedikit basah.
“uihh…basah semua deh” gerutunya saat melangkah ke arah meja Ino. Ivo bias
2016-08-12 tantebinal Foto Bugil, Gambar Ngentot 8
Foto Ngentot Pacar Orang
Foto Ngentot Pacar Orang
Album Foto Ngentot Pacar Orang Sampai Menggelinjang Keenakan | Bersenggama dengan pacar orang memang berjuta rasanya. Mungkin memang benar kata orang bahwa selingkuh itu indah. Apalagi kalau sampai bisa ngentot dengan pacar orang tersebut. Entah apa yang membuat perselingkuhan akhir-akhir ini menjadi marak, bisa jadi karena memang cewek tersebut kurang perhatian atau memang binal hiperseks. Sebagai netizen pecinta foto lendir, tentu kita hanya bisa menikmati aksi pergelutan birahi mereka melalui foto saja. Kebetulan pada sesi ini bugil dewasa akan memposting mengenai topik tersebut. Yaitu nikmatnya ngentot pacar orang lain sampai mengeelinjang keenakan. Tentu hal ini dilakuakan oleh orang-orang yang sudah pandai berselingkuh saja. Bagi yang masih pemula, jangan coba-coba karena resikonya cukup besar. Silahkan disimak pada galeri dibawah ini:

Koleksi foto hot terdahulu: Meki Cewek yang Masih Sempit

Ngentot Pacar Orang

Foto Ngentot Pacar Orang